Ini Dia Tempat Wisata di Kendari, Sulawesi Tenggara

tugu mtq kendariJika ada sedang berkunjung ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dan sedang mencari tempat wisata yang akan anda kunjungi disana maka yang pertama kali harus anda kunjungi adalah ikon kota kendari yaitu Tugu Persatuan. Tugu ini sering juga disebut Tugu MTQ karena terletak di tempat yang pernah digunakan untuk menyelenggarakan MTQ Tingkat Nasional. Penempatan tugu ini memang sangat tepat, seperti bisa anda di foto.

Pemandangan teluk kendari pada sore hari juga sangat indah. Banyak penduduk menikmati matahari teggelam di pirla (pinggir laut, istilah populer di kendari). Ada yang duduk duduk sambil memancing, makan pisang epek, kacang rebus, jagung bakar, gorengan atau minum saramba, cokelat dan lainnya. Bahkan, pada malam minggu anda akan sulit mencari tempat yang cukup lowong untuk memarkir mobil.

Dibandingkan ibu kota provinsi lain, Kendari termasuk kota kecil terutama dalam hal kelengkapan fasilitas yang umumnya dimiliki kota besar. Namun, jelas sangat terasa gerak dinamika dan kemajuan pembangunan di kota ini. Indikasi mudah mengenai majunya sektor ekonomi adalah semakin banyak jadwal perusahaan penerbangan yang membuka jalur dari serta ke Kendari. Pada musim ramai, yang sering kali terjadi harga tiket pun melambung tinggi. Bahkan perjalanan darat dengan bus AKAP pun acapkali penuh dan harus dipesan terlebih dahulu.

Nah, wisata menarik apa saja yang bisa anda kunjungi di kota kendari ini? Paling tidak terdapat 5 obyek wisata di kota Kendari, ini tidak termasuk wisata di sekitar kota seperti Pantai Toronipa dan Pantai Batu Gong. Kelima wisata kendari tersebut adalah :

Pirla

Pirla kendariAnda yang suka nongkrong, duduk duduk dan kongko kongko pasti menikmati suasana pirla. Seperti pantai losari zaman dahulu yang dikenal sebagai tempat makan terpanjang sedunia,pirla yang berlokasi di Teluk Kendari sepanjang sekitar 5 kilometer pun sama. TempatĀ  makan itu bermula dari Kebi (Kendari Beach), berupa deretan warung yang mengitari taman. Di zaman dahulu hanya terdapat sekitar 5 warung disini, namun kin jumlahnya sudah tak terhitung. Beberapa warung bahkan melengkapi diri dengan TV layar lebar da fasilitas karaoke untuk lebih menarik bagi wisatawan. Hal ini juga bukti kemajuan ekonomi. Sayangnya, tempat wisata ini tidak ditata dengan baik. Andaikan ada lampu kota, dinding teluk dipugar, ada lantai yang seragam, ada taman dan pohon pasti akan jadi lebih menarik.

Pelelangan Ikan

Hiruk pikuk khas pelelangan ikan terlihat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari. Kesibukan dimulai dini hari dan berangsur angsur berkurang menjelang tengah hari. Dari referensi yang saya baca, Sultra termasuk penghasil ikan tertinggi di Indonesia. Namun, hal itu sama sekali tidak tercermin di TPI ini. Situasinya kurang lebih sama dengan TI Pelabuhan Ratu, kalah jauh dengan Muara Angke, Jakarta. Hal itu dikarenakan ikan ikan yang didapat langsung diekspor atau dikirim ke Makassar tanpa melalui TPI ini.

Tapal Kuda

Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari tempat ini, yang merupakan tempat penjual kepiting, kerang dan ikan. Namun, suasana tempat yang diterangi lampu jalan berwarna kuning memberi kesan lain. Anda bisa membeli kepiting dan kerang untuk anda masak di rumah atau anda bawa ke warung warung makan sari laut untuk dimasak sesuai selera anda.

Pulau Bungkutoko

Pulau BungkutokoSeperti main main saja pulau ini. Saat surut mencapai puncak pulau ini tersambung dengan daratan sulawesi. Ya, inilah pulau yang dihubungkan dengan jembatan antar pulau terpendek di dunia, hanya sepanjang 100 meter. Pulau Bungkutoko masih memegang teguh nilai nilai tradisional dan sepertinya tidak terpengaruh dengan Kendari, walaupun jaraknya sangat dekat.

Sentra Pengrajin Gembol

Sentra Pengrajin GembolSalah satu produk unggulan sultra adalah kayu jati dan ternyata kerajinan ukir dari akar pohon jati (atau pohon lain) populer, bahkan sampai diekspor ke mancanegara. Umumnya, tenaga ahli pengerajin berasal dari jepara yang memang sudah tersohor dengan ukiran mebelnya. Jika anda berminat membeli mebel dari akar pohon jati ini, siap siap merogoh kocek karena harganya berkisar dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Related Posts

Add Comment