Obyek Wisata Pantai Mayaria, Kendari, Sulawesi Tenggara

Pantai mayariaPantai mayaria adalah pantai wisata yang paling dekat dengan kota kendari, Sulawesi Selatan. Letaknya masih di pinggiran kota, sekitar 5 kilometer melewati pelabuhan feri. Sebagai pantai wisata, kebersihan pantai ini cukup terjaga karena setiap sore selalu di bersihkan dari sampah plastik dan dedauan.

Sayangnya, prasarana di pantai ini sudah rusak dan tidak ada tanda tanda akan diperbaiki, walaupun pada hari libur pantai mayaria ini banyak dikunjungi wisatawan. Selain itu, karena pantai ini berada di sisi dalam teluk kendari dengan jarak yang cukup dekat dari pelabuhan dan kota, airnya tampak kotor.

Disisi kanan tempat wisata ini ada tempat menginap semacam vila  dengan pemandangan teluk kendari. Sayangnya, saya tidak mengetahui kelayakannya karena belum pernah mencoba menginap disana. Restoran dan fasilitas lain seperti karaoke tampaknya tidak pernah dibuka lagi, tapi ada tempat permainan bebek dayung dan penyewaan ban pelampung disekitar pantai mayaria ini.

Menyelam di Sekitar Pantai Mayaria

Jika hanya mempunyai waktu terbatas (dan dana sedikit, hehe) Anda bisa menyelam di depan pantai mayaria ini. Anda hanya perlu membayar ongkos retribusi sebesar dua ribu rupiah per orang dan sepuluh ribu rupiah jika membawa kendaraan roda empat untuk memasuki pantai wisata ini. Dengan berenang sebentar, tanpa menyewa perahu, anda sudah bisa menyelam disekitar lampu mercusuar. Namun kalau ingin wilayah menyelam yang lebih luas, anda perlu menyewa perahu. Di depan pelabuhan kontainer yang sedang dibangun juga di seberangnya, di dekat karamba bambu yang sudah tidak digunakan lagi, terdapat karang yang indah. Dibaliknya juga terkadang terdapat banyak lobster.

Karena letak pantai mayaria ini masih di dalam teluk, anda tidak bisa berharap banyak untuk visibilty. Kedalaman penyelaman pun tidak lebih dari 30 meter. Hal ini sedikit berbeda dengan menyelam di sisi kanan pantai mayaria yang bisa lebih dalam dari 30 meter. Disini, tepatnya di muara sungai pulau bungkutoko, ada wreck. Sayang bagian bawahnya sudah terttup lumpur dan hanya bagian haluan yang terlihat di kedalaman 2 sampai 3 meter. Kurang seru menurut saya.

 

Related Posts

Add Comment